Fraksi PAN Menolak Pembangunan Gedung Baru DPR

Gedung DRP,MPR, dan DPD

IsuPublik.co, Jakarta – Fraksi Partai Amanat Nasional, menyatakan menolak pembangunan gedung baru termasuk apartemen bagi anggota DPR. Pembangunan ini dinilai tidak tepat karena akan menambah ketidak percayaan publik terhadap DPR RI.

“Kalau PAN pasti menolak sampai kapan pun, jadi enggak akan ada tawar menawar dari fraksi PAN untuk menyetujui ini,” ucap Sekretaris Fraksi PAN, Yandri Susanto, di ruang Fraksi PAN di Gedung Nusantara I, Senayan pada Kamis, 7 September 2017.

Pernyataan itu disampaikan dalam agenda audiensi antara Koalisi Masyarakat Sipil dengan Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) di Gedung Nusantara I. Ada enam organisasi anggota Koalisi Masyarakat Sipil yakni, Lingkar Madani, Forum Masyarakat Peduli Parlemen, Koalisi Pemantau Legislatif, Sekretariat Nasional Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran, Komite Pemilih Indonesia dan Indonesia Budget Center.

Beberapa pekan ke belakang, wacana pembangunan gedung baru oleh DPR kembali mengemuka. Rencana ini disorot publik lantaran rencana pembangunan gedung tak sebanding dengan kinerja DPR.

Tercatat,anggota dewan mengajukan rencana anggaran sebesar Rp 7,25 triliun untuk tahun anggaran 2018. Namun, pemerintah hanya menyetujui Rp 5,7 triliun. Dari total dana yang diajukan untuk tahun anggaran 2018, sejumlah 500 miliar rencanaya akan digunakan untuk pembangunan gedung baru.

Yandri mengaku partainya akan konsisten mengawal isu pembangunan gedung baru DPR ini. Selain itu, ia juga menjanjikan akan mencoba mengajak minimal anggota-anggota dewan yang lain jika pada level fraksi gagal.

“Kami juga akan mencoba meyakinkan teman-teman yang lain walaupun kami terbatas karena itu rumah tangga masing-masing,” ucap Yandri.

(Sumber Tempo.co)

SHARE