Gawat Kepri Bersama Indonesia Segantang Lada Peduli Terjun Langsung Ke Titik Banjir Yang Terdampak

Isupublik.com, – Tanjungpinang – Pengurus Dewan Pembina Gaung Wartawan Bermartabat Kepulauan Riau (Gawat-Kepri) bersama Indonesia Segantang Lada sedang mempersiapkan diri untuk terjun lansung ke titik lokasi banjir yang melanda Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan.

Persiapan tersebut berlangsung di Rumah Dewan pembina Gabungan Wartawan (Gawat) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Edi jaafar S.H M.H. Adapun persiapan itu berlangsung sedang membicarakan guna membantu korban banjir yang saat ini melanda Kepri khususnya di Kabupaten Bintan dan Kota Tanjungpinang, Minggu (3/1/21).

Pendiri Gawat-Kepri, Tengku Azhar bersama Pengurus Gawat-Kepri cukup antusias dan peduli gerak cepat terhadap korban banjir. Saat ini pihaknya sedang membahas titik terparah untuk turut serta terjun langsung ke lokasi guna memberikan pertolongan berupa tenaga dan bantuan lainnya dengan tepat sasaran.

“Kita harapkan pengurus dan anggota (Gawat) Kepulauan Riau dapat mendata titik lokasi banjir yang terparah agar kita dapat membantu korban baik tenaga maupun berupa materi lainnya. Ini lah solidaritas kita yang cukup peduli dengan masyarakat korban banjir “. Ujar Tengku.

Menurutnya bantuan tersebut akan diberikan secara langsung oleh Gawat Kepri bekerja sama dengan Yayasan Indonesia Segantang Lada (YISL) Kabupaten Bintan. Dan diharapkan bantuan itu tepat sasaran sehingga masyarakat yang benar korban dapat menerima dengan baik.

Ditempat terpisah Pembina Gawat Kepulauan Riau Edy Jaafar SH.MH mengatakan agar organisasi Gawat Kepri dan Yayasan Indonesia Segantang Lada bergerak cepat dan tanggap mengakomodir semua korban bencana.

Ia berharap Organisasi Gawat Kepri dan Yayasan Indonesia Segantang Lada cepat tanggap serta cepat mengurai semua titik banjir sehingga penanggulangan korban cepat teratasi.

“Kita tidak boleh biarkan hanya pemerintah yang turun tangan. Saya berharap sebagai Pembina Gawat Kepri, semua pengurus dan anggota harus cepat bergerak agar korban tidak semakin bertambah” ujar Edy, Suami dari Notaris Anggi Mahardika Sinaga itu optimis.

(Laode)

SHARE