LSM Getuk Laporkan PT. Syahnur Ke Polda Kepri, Dugaan Kasus Korupsi Dana DJPL

Isupublik.com, – Tanjungpinang – Diduga dalam proses pencairan dana pasca tambang DJPL PT Syahnur sebesar 3,2 milyar melalui bank PD BPR Bestari Tanjungpinang ada unsur korupsi, LSM-Getuk melaporkan PT Syahnur Ke Subdit Tipikor Polda Kepri pada selasa.(23/02), Rabu (24/02/21).

LSM-Getuk resmi melaporkan PT Syahnur Ke Polda pada hari selasa kemarin (23/02) berkisar pukul 01.00 Wib siang dan diterima laporannya oleh subdit tipikor polda.

Jusri Sabri dan Tengku Azhar pengurus LSM Getuk sebelumnya pernah diundang oleh kepala dinas (ESDM) provinsi, guna mempertanyakan sekaligus klarifikasi sejumlah dokumen laporan pelaksanaan reklamasi atau kegiatan penutupan tambang dan surat tugas tim analisa yang membuat laporan.

Terkait pencairan dana DJPL tersebut, Direktur Utama PT Syahnur serta Kuasa Direktur PT Syahnur, Dinas ESDM maupun pihak-pihak lainnya, yang menyangkut Jabatan Dan Wewenang dalam melakukan proses penempatan pencairan dana DJPL, LSM- Getuk Resmi melaporkan ke subdit Tipikor Polda Kepri, Atas dugaan itu.

Tim Getuk berharap agar pencairan yang dilakukan oleh pihak berkompeten dalam hal ini agar di usut tuntas. “Pencairan ini jelas dugaan tindak pidana korupsi-nya, yang terlihat perbuatan persengkokolan melawan hukum,” kata yusri.

Setelah beberapa waktu tim LSM – Getuk melakukan penelusuran dan investigasi seputar pencairan DJPL oleh PT Syahnur, ada sejumlah pelanggaran yang di tabrak. Singkat cerita, kasus ini juga akan menjadi edukasi ke depan agar mencairkan DJPL itu benar-benar secara fakta dan data oleh pihak perusahaan yang telah melakukan rehabilitasi lingkungan, pungkasnya.

(Tim Gawat Kepri)

SHARE