Seorang Bandar Judi Jenis Sijie di Tangkap Sat Reskrim Polres Bintan

Isupublik.com, – Bintan – Polres Bintan laksanakan Konferensi Pers Tindak Pidana Perjudian yang di pimpin oleh Kapolres Bintan AKBP Tidar Wulung Dahono, S.H., S.I.K., M.H dan di dampingi oleh Kasat Reskrim Polres Bintan AKP Dwihatmoko Wiroseno, S.H.,S.I.K, Kanit IV Sat. Reskrim Polres Bintan IPTU Nyoman Ananta Mahendra, S.Tr.K, Kasihumas Polres Bintan IPDA Missyamsu Alson serta beberapa Awak Media yang turut hadir, Jumat (5/11/2021).

Dalam Konferensi Pers tersebut Kapolres Bintan AKBP Tidar Wulung Dahono, S.H., S.I.K., M.H menyampaikan keberhasilan Sat Reskrim Polres Bintan menangkap Tersangka JS Als JG (56 Thn) yang di duga telah melakukan tindak pidana perjudian jenis Sijie di Desa Sebung Pre kec. Teluk Sebong Kec. Teluk Bintan berawal dari informasi masyarakat. Tersangka di tangkap pada saat sedang menulis atau merekap angka-angka pada buku rekapan sesuai dengan pesanan dari pembeli angka Sijie yang akan di putar pada pukul 18.00 Wib di Singapure.

Pada saat di lakukan penangkapan di temukan barang bukti berupa uang sebesar Rp 550.000, buku catatan rekapan, dan 2 unit Handphone, selanjutnya tersangka di bawa ke Polres Bintan untuk di lakukan pemeriksaan, dari hasil pemeriksaan tersangka mengakui menerima pemasangan angka Sijie atau Togel Singapure dengan cara menerima pemasangan angka dari para pembeli melalui Handphone dengan cara pesan Whatsapp dan SMS kemudian tersangka menulisnya di buku rekapan. Untuk menentukan pemenangnya dapat di lihat dari situs Internet. Apabila si Pembeli memenangkan angka yang sesuai dengan pesanan, maka pembeli akan mendapatkan hadiah yang berlipat ganda dari nominal uang yang di belinya, namun apabila angka yang di beli oleh pembeli tidak sesuai dengan angka nomor yang keluar maka uang pembelian tersebut menjadi milik tersangka JS Als JG.

Tersangka mengakui menjadi Bandar Judi jenis Sijie sudah berjalan 4 (empat) bulan dengan keuntungan puluhan juta rupiah.

“Saat ini Tersangka di lakukan penahanan yang dijerat dengan pasal 303 ayat 1 K.U.H.Pidana dengan ancaman kurungan penjara paling lama 10 tahun”, tutup Tidar.

(Humas Polres Bintan/L)

SHARE