Usai RDP di DPRD Batam, Problem Warga BSI vs PT Surya Aji Pratama Kelar

Isupublik.com, Batam – Permasalahan yang dikeluhkan warga perumahan Bumi Sarana Indah (BSI) di Jln Suprapto, RW16 dan RW 17, Kelurahan Buliang, Kecamatan Batu Aji terkait pembangunan yang dilakukan oleh developer PT Surya Aji Pratama akhirnya selesai.

Permasalahan itu selesai setelah melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama yang dipimpin langsung oleh Wakil Ketua II DPRD Kota Batam, Ruslan Ali Wasyim, Selasa (2/3/2021) di ruang rapat Pimpinan DPRD Kota Batam.

Kepala Bidang Perizinan Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kota Batam, Muhammad Teddy Nuh menyampaikan bahwa pembangunan yang dilakukan oleh PT Surya Aji Pratama di Batu Aji sudah sesuai prosedur dan semua izinnya lengkap.

“Terkait PT Surya Aji Pratama ini mereka sudah memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Dasar penerbitan IMB ini sesuai dengan aturan yang berlaku, yakni yang dudukung dengan dokumen lahan,” ucap Teddy Nuh dalam RDP tersebut.

PT Surya Aji Pratama itu kata Teddy Nuh sudah memiliki sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB), juga sudah memiliki PL, SPJ, SKEP dan dokumen perencanaan, yakni Keterangan rencana kota.

“Yang dikuatkan oleh Cipta Karya pada tahun 2017. Jadi dari sisi lahan sudah ada sertifikat. Dari sisi perencanaan keterangan rencana kota dan dari sisi lingkungan juga sudah ada dokumennya. Maka atas dasar itu PTSP mengeluarkan IMB nya,” jelas ketua KPNP Kota Batam itu.

Dikesempatan yang sama, Humas PT Surya Aji Pratama, Buyung Nasution mengatakan, warga Perumahan Bumi Sarana Indah (BSI) itu keberatan atas bangunan yang dibangun oleh pengembang PT Surya Aji Pratama.

Karena menurut warga berdampak banjir akibat drainase yang kurang memadai, selain itu juga tidak ada fasilitas taman hijau. Terkait dengan keluhan warga itu, masalahnya sudah diselesaikan saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Komisi I dan Komisi III.

“Kita sudah cari solusi terkait banjir, kita telusuri hal banjir ini bukan dari pembangunan lahan kita, sebelumnya sudah sering terjadi banjir, karna ada di ujung lahan kita ada yang tertup,” ucap Buyung.

Lanjutnya, pihaknya berharap pembangunan berlanjut tanpa ada masalah dengan warga BSI.

“Kita berharap pembangunan berlanjut, fasilitas masyarakat tetap kita bangun, mulai dari fasum Aula pertemuan dan juga gorong – gorong untuk saluran air,” ungkapnya.

Sementara itu, Direktur PT Surya Aji Pratama, Robi mengatakan, terkait kompensasi untuk warga yang berdampak kepada pembangunan, pihaknya sudah memberikan.

“Untuk kedepan, kita akan kordinasi dengan Bina Marga terkait pembangunan saluran air,” imbuhnya.(chan)