Wakil Bupati Lingga Neko Gerak Cepat Gesa Perbaikan Ekonomi Pasca Covid -19

ISUPUBLIK.COM,LINGGA-Wakil Bupati Lingga Neko Wesha Pawelloy, dihari pertama menjabat sebagai Wakil Bupati Lingga meski dihari libur, tetap turun kelapangan untuk mengiplementasikan beberapa persiapan proyek strategis yang disampaikan oleh Bupati Lingga Muhammad Nizar, sebagai strategi pemulihan ekonomi pasca Covid -19 dan membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat Kabupaten Lingga.

Wakil Bupati Lingga Neko Wesha Pawelloy mengatakan, ada beberapa point penting yang disampaikan oleh Bupati Lingga Muhammad Nizar untuk menggesa perbaikan ekonomi pasca COVID-19 dan membuka lapangan pekerjaan bagi masyakat Kabupaten Lingga, salah satunya dengan melanjutkan beberapa program pemulihan ekonomi yang sudah berjalan sebelumnya.

“Sesuai target kita diawal pemerintahan ini, kita akan menggesa beberapa proyek strategis untuk pemulihan ekonomi di Kabupaten Lingga, seperti yang disampaikan pak Bupati,” ujarnya.

Adapun tiga fasilitas strategis pada triwulan I/2021, yang akan segera diresmikan tersebut diantaranya Politeknik Lingga, pabrik Air minum dalam kemasan (AMDK), dan pabrik pakan ikan.

Dari hasil kunjungannya tersebut, sudah terlihat beberapa prospek untuk ketiga proyek strategis tersebut yang lokasinya berada di Ibukota Daik Lingga dan Dabosingkep, yang tepatnya berada di wilayah eks perkantoran timah Dabosingkep, atau Implacement Dabosingkep.

“Tahun 2019 kemarin peletakan batu pertamanya dilakukan oleh Kepala Staf Presiden, dan pada hari Selasa (02/03) nanti akan diresmikan oleh Wakil Ketua DPR RI, Bapak Rachmat Gobel,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut dirinya juga mengatakan akan mendukung sepenuhnya program pemerintah tentang vaksinasi, yang sudah masuk ketahap pemberikan kepada masyarakat dan pekerja buruh.

“Vaksin ini juga penting untuk pemulihan ekonomi kita, agar dapat beraktifitas normal seperti biasanya,” sebutnya.

Untuk memastikan persiapan tersebut benar-benar matang, Wakil Bupati Lingga turun langsung tanpa protokoler menuju ke beberapa lokasi sebagai bentuk eksistensi gaya Bupati Lingga terdahulu yang selalu low profile.

SHARE