Dukung PB PON Papua, Kominfo Siapkan Media Center Klaster

Isupublik.com, Jakarta – Pemerintah pusat memberikan dukungan penuh bagi terlaksananya Pekan Olahraga Nasional ke-20 (PON XX) yang akan dilaksanakan di Provinsi Papua, 2–15 Oktober 2021. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) siap memberikan layanan informasi dan komunikasi publik agar PON Papua semakin semarak.

Salah satunya adalah penyiapan kanal komunikasi berisi konten-konten informasi di microsite www.infopublik.id/ponpapuaPortal informasi ini keberadaannya untuk mendukung penyediaan informasi di Main Center Panitia Besar PON (PB PON) pada www.ponxx2021papua.com.

Selain microsite www.infopublik.id/ponpapuaKominfojuga menyiapkan Fasilitas Media Center Klaster bagi para awak media di tiap klaster PON Papua, yaitu Kabupaten Jayapura, Kabupaten Mimika, dan Kabupaten Merauke. Untuk klaster Jayapura ditempatkan di Hotel Grand Allison dan mulai dioperasikan 22 September hingga 15 Oktober. Sedangkan klaster Mimika berada di Hotel Grand Mozza, Timika, dan Merauke di Gedung Perpustakaan Daerah Merauke. Khusus Klaster Merauke baru dioperasikan mulai 26 September.

Di setiap Media Center Klaster tersebut tersedia ruang kerja dilengkapi perangkat komputer, mesin pencetak (printer), dan jaringan internet berkecepatan tinggi. Juga tersedia saranan konferensi pers dan interview corner.

“Media center ini akan menyajikan konten-konten berisi informasi seputar PON Papua dari sisi penyelenggaraan, prestasi, dan pemberdayaan ekonomi bagi masyarakat Papua. Kita juga akan angkat potensi-potensi pariwisata di Papua agar kembali bangkit di masa pandemi saat ini. dan dapat dinikmati juga oleh para peserta PON Papua di waktu luang ketika tidak sedang bertanding,” kata Koordinator Humas Media Center Kominfo PON Papua, Taofiq Rauf.

Ia menambahkan, media center ini beroperasi setiap harinya mulai pukul 09.00-19.00 WIT. Bagi awak media, Media Center Klaster Kominfo akan menyiapkan siaran pers yang dapat dijadikan tambahan informasi bagi para peliput PON Papua, baik para jurnalis dari Papua atau dari seluruh Indonesia yang datang meliput perhelatan olahraga multicabang empat tahunan terbesar di Indonesia.

Hal senada juga dikatakan Juru Bicara Kominfo Dedy Permadi di Jakarta. Konten-konten informasi yang terdapat di dalam kanal-kanal informasi milik Kominfo dapat dimanfaatkan oleh para jurnalis yang berhalangan hadir secara langsung untuk meliput PON Papua.

“Media Center Kominfo akan mendukung main press center milik Pengurus Besar PON Papua yang bertempat di kantor Gubernur Papua di Kota Jayapura,” ujarnya Minggu (19/9/2021).

Jaga Ruang Publik

Sementara itu, pada medio Juni 2021, dalam keterangan persnya Menteri Kominfo Johnny G Plate mengatakan, penyediaan media center merupakan bentuk perhatian pihaknya dalam mentransmisikan informasi dengan pilihan-pilihan diksi yang membangun semangat, kekompakan, dan partisipasi masyarakat. Menkominfo Johnny menyebutkan, informasi-informasi yang tersaji akan menjadi bahan bagi para peliput, baik jurnalis tulis maupun visual untuk mendapatkan diksi-diksi akurat agar pelaksanaan PON Papua menjadi kebanggaan bagi masyarakat di Papua dan seluruh Indonesia.

“PON Papua pasti akan disaksikan oleh masyarakat Indonesia bukan saja di dalam negeri, juga masyarakat diaspora yang berada di seluruh dunia. Jadi saya ingatkan bahwa komunikasi publik harus kita jaga,” kata Johnny.

Menteri Johnny juga mengajak masyarakat agar ruang digital tidak diisi dengan informasi hoaks, berita simpang siur, adu domba, hate speech, dan saling mencela. Ini agar pelaksanaan PON dan juga Perpanas di Papua bisa berlangsung aman dan lancar. “Kita ingin kanal informasi yang telah kita siapkan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya agar pelaksanaan PON Papua berlangsung sukses,” ujarnya.

Oleh karena itu, Johnny mengajak partisipasi dan peran masyarakat agar ruang digital, platform digital, dan infrastruktur digital yang telah disiapkan pihaknya untuk kepentingan suksesnya PON Papua dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh seluruh masyarakat Indonesia.

PON Papua akan diikuti oleh 7.066 atlet dari 34 provinsi di Indonesia dan akan berlaga pada 37 cabang olahraga. Papua sendiri akan mengirimkan sebanyak 922 atlet dan menjadi kontingen terbesar di PON 2020. Jawa Barat menjadi juara umum pada pelaksanaan PON 2016 lalu. (IP)

SHARE