Pantau Lokasi Karantina Terpadu Wan Aris Minta Masyarakat Patuh Protokol Kesehatan

Isupublik.com, – Natuna – Sehari paska melaksanakan tugasnya dinasnya di luar daearah, Ketua Komisi I DPRD Natuna, Wan Arismunandar langsung meninjau lokasi karantina terpadu di Asrama Haji Natuna, Komplek Natuna Gerbang Utaraku (NGU) Ranai, Selasa (1/6/2021) sore.

Kedatangan Legislator Partai Nasdem ini bertujuan melihat aktifitas olah raga yang dilaksanakan oleh masyarakat yang saat ini sedang menjalani karantina terpadu, dan mendengarkan apa yang menjadi keluhan mereka secara langsung.

“Tadi saya kembali mengunjungi komplek Asrama Haji, tepatnya di tempat parkir sebelah kiri, yang memang diperuntukan sebagai lokasi olah raga,” ucap Wan Aris.

Ketua Komisi I DPRD Natuna, Wan Arismunandar saat melihat aktifitas olah raga di Asrama Haji

Wan Aris menilai, pelaksanaan karantina terpadu saat ini sudah mulai berjalan dengan baik, dia menceritakan lokasi olah raga yang dulunya tidak diberi pembatas saat ini sudah diberi pembatas jalan.

“Ini bagus supaya tidak bercampur dengan masyarakat yang sedang karantina dan masyarakat yang melaksanakan aktifitas di komplek NGU,” terangnya.

Terlihat saat Wan Aris berkunjung, dia berdiri di depan pembatas sehingga tidak melakukan kontak langsung dengan masyarakat yang sedang melakukan karantina terpadu tersebut.

Masyarakat yang karantina terpadu sedang melakukan olahraga di Komplek Masjid Agung

“Saya datang kesini ingin memberikan sufort, supaya mereka tetap semangat dalam menjalani masa karantinanya sampai dinyatakan sembuh,” ujar Wan Aris.

Wan Aris yang sejak awal memiliki perhatian lebih terhadap permasalahan Covid-19 ini berpesan, kepada seluruh masyarakat untuk senanatiasa mematuhi protokol kesehatan dalam aktifitas sehari-hari. Dia berharap dengan ketaatan masyarakat tersebut lonjakan angka terkonfirmasi positif Covid-19 dapat segera ditekan.

“Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri, perlu dukungan dari masyarakat, sekeras apapun upaya pemerintah tidak akan berhasil, apabila masyarakat tidak patuh kepada aturan yang sudah ditetapkan,” pungkasnya. (AJ)

SHARE