WNA Berkeliaran Resahkan Warga Ranai Erwan Haryadi Lapor Ke Imigrasi Kepri

Isupublik.com, – Natuna – Lurah Ranai Kota, Syuparman menilai keberadaan tahanan asing yang saat ini berkeliaran sudah meresahkan warganya.

“Keberadaan tahanan asing yang mencuri ikan di Laut Natuna, yang saat ini ditempatkan di detensi Imigrasi Kelas II Ranai, namun pada prakteknya mereka sering berkeliaran, sudah meresahkan warga Rana,” ujarnya saat dijumpai di ruang kerjanya, beberapa waktu lalu.

Syuparman mengatakan, dia sering menerima laporan dari warga tentang tanaman mereka yang diambil dan diduga diambil oleh tahanan asing tersebut.

“Bahkan mereka berjalan sampai ke Puak, disana kan sepi, perlu antisipasi sebelum terjadi hal yang tidak kita inginkan,” tambahnya.

Lurah Ranai Kota, Syuparman

Menindaklanjuti keluhan masyarakat tersebut pihaknya meminta RT dan RW untuk ikut bersama-sama melakukan pengawasan, dan melaporkannya apabila gangguan.

“Bahkan kalau menjurus tindakan kriminal sebaiinya laporkan juga kepada pihak berwajib,” terangnya.

Sementara itu, Anggota DPRD Natuna, Erwan Haryadi ikut prihatin dengan kondisi yang terjadi, dia sering menerima laporan tentang keresahan tersebut.

“Kondisi tahanan asing ini kan berbeda perlakuannya dan diatur oleh hukum internasional, namun kalau sampai meresahkan warga harus ada tindakan nyata,” ungkapnya.

Anggota Bapemperda DPRD Natuna, Erwan Haryadi saat berada di Kantor Kanwil Kemenkumham Kepri

Untuk menjawab keresahan tersebut, Erwan Haryadi sempat menyampaikannya kepada bagian Imigrasi di Kantor Wilayah Kemenkumham Provinsi Kepri. Dia menyampaikan bahwa keluhan tersebut sudah dia sampaikan.

“Pihak Imigrasi sih menyampaikan, kalau tindakan mereka sudah menjurus kepada tindakan kriminal, maka warga bisa saya melaporkannya kepada pihak berwajib,” ujar Erwan.

Erwan pun menerangkan, bahwa permasalahan tahanan asing ini tidak dapat dibiarkan berlarut-larut, jangan sampai warga emosi dan mengambil tindakan sendiri.

“Ingat yang kita pertaruhkan ini adalah harga diri bangsa, jangan sampai menjadi bermasalahan besar apabila warga negara asing tersebut bermasalah dengan warga setempat,” tukasnya. (AJ)

SHARE